Sabtu, 25 Februari 2017
5 Tanda Hubunganmu Sia-sia, Meski Pacaran Sudah Tahunan

5 Tanda Hubunganmu Sia-sia, Meski Pacaran Sudah Tahunan

Memiliki hubungan yang mampu bertahan selama bertahun-tahun tentu menjadi hal yang diinginkan setiap pasangan. Dan kalau kamu mampu menjalin kisah cinta yang langgeng dengan pacarmu, banyak orang bilang kamu termasuk yang beruntung. Karena mempertahankan hubungan hingga bertahun-tahun jadi usaha yang tak pernah mudah.

Namun sayangnya, tak semua hubungan yang mampu bertahan hingga tahunan bisa dibilang sebagai hubungan yang idaman. Setidaknya kalau ada 5 tanda ini, mungkin hubunganmu yang berjalan tahunan ini terasa sia-sia.

1. Sekalipun sudah pacaran lama, kalian masih sering bertengkar hanya karena masalah sepele



Pertengkaran karena hal sepele masih sering kamu dan dia alami. Bahkan tak jarang kamu berdebat karena hal lain seperti dia yang sering datang terlambat, atau kamu yang selalu lama saat membalas chat. Pertengkaran yang sebenarnya tak lagi pantas diperdebatkan untuk kamu yang sudah pacaran bertahun-tahun.

Masih memperdebatkan hal sepele itu membuktikan bahwa hubunganmu tidak mengajarkan kedewasaan. Kamu masih keras kepala atau dia yang tetap tak pernah bisa mengalah.

Kalau hubunganmu tidak menjadikan kamu sebagai seseorang yang lebih baik, tanyakan pada dirimu sendiri, apa yang masih bisa kamu pertahankan dengan tetap bersamanya? Bertahun-tahun saling mengenal tak menjadikan kalian lebih memahami masing-masing.

2. Perasaan sudah tak sehangat dulu. Pacaran hanya untuk status dan ajang pamer kemesraan



Bertahun-tahun bersama dengan orang yang sama, dan dengannya pula kamu melewati banyak lika-liku kehidupan. Tak selalu manis, kadang pun kalian bertengkar lengkap dengan air mata dan bentakan di antaranya. Pertengkaran memang jadi hal yang biasa dalam sebuah hubungan. Tapi bagi kamu dan dia, pertengkaran hanya berkutat pada hal-hal itu saja.

Pada masa awal pacaran, perasaan hangat selalu berdesir di dada setiap kali di dekatnya. Semakin lama, rasa greget itu hilang dengan sendirinya. Kalau ditanya apa alasanmu tetap bersama, mungkin agar status tak jomblo dan takut kesepian. Kamu pun masih ingin memamerkan hubunganmu yang terlihat baik di depan banyak orang. Pujian atas hubungan langgeng sampai bertahun-tahun membuatmu bangga karena kamu terbukti setia.

Ah, sebenarnya apa salahnya dengan status jomblo, sampai kamu mengorbankan perasaanmu karena takut sendiri? Kamu pun tidak akan bahagia dengan terus mempertahankan kepura-puraan itu. Hubunganmu memang sudah lama terjalin, namun bukan berarti dia sumber kebahagiaanmu satu-satunya.

3. Kamu mulai merasa berjuang sendirian. Pendampingan tak lagi kamu rasakan



Kamu pasti tahu, bila mempertahankan sebuah hubungan itu tak pernah mudah. Banyak hal yang kadang harus dikorbankan demi mempertahankan keutuhannya. Dan kamu, kini mulai menyadari bahwa sudah banyak hal yang kamu relakan untuk memperjuangkan dia agar tetap di sisi.

Tapi lama-lama kamu merasa bahwa perjuanganmu ini kamu lakukan sendirian. Pendampingan darinya yang dulu selalu ada, kini tak lagi kamu rasakan. Jangan bertahan padanya hanya karena sudah bertahun-tahun bersama.
Mempertahankan sebuah hubungan butuh dua kepala untuk saling memikirkan masa depan, dua tubuh yang mau sama-sama bergerak untuk melindungi, dan dua hati yang masih saling mencintai.
4. Hubungan kalian pun hanya jalan di tempat dan tak saling menawarkan komitmen yang jelas



Selama menjalin hubungan sekian tahun ini, kamu dan dia sudah mengalami banyak hal. Baik suka maupun duka. Bisa dibilang kamu adalah orang kedua yang paling mengerti dia selain keluarganya. Namun entah karena sudah terlalu nyaman atau lupa memikirkan masa depan, hubungan kalian yang sudah berjalan hingga tahunan tak punya komitmen yang jelas.

Ketika kamu bertanya mau dibawa kemana hubungan ini, dia selalu menjawab nanti. Kamu digantung tanpa kepastian. Meski sudah tahunan, yakin akan terus bertahan dengan kondisi seperti ini?

5. Dan di dalam hati diam-diam kamu sering bertanya, “Apa memang dia orangnya?”



Melewati lebih dari ratusan hari bersama dia, mengajakmu lebih menyelami suka dan duka. Kamu bersedia menemani jatuh dan bangunnya, begitu juga dia yang mau menemani segala susah dan senangmu. Hubungan kalian, mampu bertahan dengan banyaknya cobaan yang semesta berikan.

Sayangnya, hubunganmu tak pernah menawarkan kejelasan. Diam-diam pun kamu menyimpan keraguan. Meski hubungan ini sudah berjalan lama, tapi entah kenapa keyakinan itu tak juga datang. Kamu pun sering bertanya, “Apa memang dia orangnya?”.

Menjalin hubungan bertahun-tahun, bukanlah jaminan bahwa kamu bisa terus berbahagia bersamanya. Kamu terlalu berharga untuk tetap bertahan pada hubungan yang tak memiliki masa depan.
Jumat, 24 Februari 2017

Inilah 8 Fakta Mengapa Raja Arab Datang Ke Indonesia Untuk Bertemu Jokowi

JAKARTA - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud akan datang ke Indonesia pada 1 Maret 2017.

Selama di Jakarta, Rombongan akan melakukan diskusi kenegaraan dengan Presiden RI Joko Widodo beserta jajaran menteri.

Tak hanya itu, Raja Salman Bin Abdulaziz juga akan berlibur ke Pulau Dewata.

Ada hal menarik yang mungkin terlewatkan oleh Anda.

Berikut ini 5 fakta di balik kedatangan Raja Arab Saudi dan rombongan ke Indonesia:

1. Kunjungan pertama setelah 46 tahun



Raja Salman Bin Abdul Aziz Al Saud menyambut hangat ketua DPR Ade Komaruddin dalam resepsi tahunan penyambutan jemaah haji seluruh dunia di Istana Raja, Mina Makkah Al-Mukarramah. (Youtube)

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud akan berada di Indonesia selama sembilan hari, mulai tanggal 1 hingga 9 Maret 2017.

Ini adalah kunjungan kepala negara Arab paling bersejarah bagi Indonesia karena kunjungan sebelumnya oleh Raja Faizal terjadi 46 tahun silam.

2. Bawa 10 Menteri dan 25 Pangeran
Dalam kunjungannya ke Indonesia, Raja Salman Abdulaziz bakal membawa rombongan dengan jumlah yang tak main-main.

Sekitar 1.500 orang akan turut serta di kunjungan kali ini.

"Kunjungan ini akan membawa rombongan terbesar, lebih kurang 1.500 orang, 10 menteri dan 25 pangeran," kata Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, seperti dikutip dari Tribunnews.com.

3. Rombongan diangkut tujuh unit pesawat

Untuk mengangkut rombongan tersebut, tujuh unit pesawat pun sudah disiapkan.

Tujuh pesawat berkarakter wide body itu terdiri dari dua unit Boeing 777/2, 1 unit Boeing 747/1xp, 1 unit Boeing 7474/3, 1 unit Boeing 747/4, 1 unit Boeing 757 dan 1 unit pesawat Hercules.

Corporate Communication Departement Head Angkasa Pura I, Ida Bagus Ketut Juliadnyana mengungkapkan bandara di Indonesia siap melayani kedatangan Raja Salman beserta rombongan.




"Intinya kami siap menangani kedatangan rombongan Raja Arab Saudi dengan tujuh unit pesawat wide body dan dipastikan tidak akan mengganggu jadwal penerbangan umum (schedule flight) lain," ujar dia.

4. Pertemuan kenegaraan

Dalam kunjungannya ke Indonesia, Raja Salman Bin Abdulaziz akan menghadiri pertemuan kenegaraan dengan Kepala Negara Indonesia.

Berdasarkan keterangan Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Agung, pertemuan antar dua negara ini akan membahas beberapa topik.

Tiga diantara topik diskusi itu adalah penambahan kuota jemaah haji, peningkatan wisatawan Timur Tengah ke Indonesia serta perlindungan warga negara Indonesia yang bermukim di Arab.

Selain itu, sejumlah kerja sama akan dilakukan, di antaranya investasi Saudi Arabia melalui perusahaan tambang negara Saudi, Aramco, sebesar 6 miliar dolar AS.

Diharapkan, investasi Saudi Arabia secara keseluruhan mencapai 25 miliar dolar AS.

5. Santunan Keluarga Densus 88 yang Tewas Bertugas

Selain itu, ada kerja sama di bidang penanggulangan terorisme dan radikalisme, termasuk pemberian santunan bagi anggota Densus 88 Antiteror yang gugur dalam melaksanakan tugas.

"Jadi anggota Densus yang meninggal dunia, orangtuanya akan dihajikan oleh Kerajaan Arab Saudi," ucap Pramono Anung.

6. Liburan ke Bali

Pada 4 Maret 2017 mendatang, Raja Salman bakal bertolak ke Bali untuk liburan.

Agenda tersebut bakal dilakukan hingga 9 Maret 2017.

"Dari tanggal 1 sampai 4 Maret 2017 itu kami terima sebagai tamu negara. Berikutnya, yang di Bali, ya itu perjalanan keluarga ya, private," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya.

"Tapi kalau dari segi penjagaan keamanan sih ya tetap ada," ujar Arief Yahya.

Karena dalam rangka liburan keluarga, kata Arief, pemerintah Indonesia juga tidak mendapatkan informasi soal ke mana saja tempat di Pulau Dewata yang akan dikunjungi Raja Salman.

"Tidak diinfokan kepada kami soal itu," ujar Arief Yahya kepada Tribunnews.com.

7. Menginap Sekitar Nusa Dua Bali

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati memerkirakan, rombongan kerajaan ini akan menginap di wilayah Nusa Dua dan sekitarnya.

"Saya sudah mendengar kabar ini. Tetapi kepastiannya seperti apa dan di mana mereka menginap saya belum mendapatkan kabarnya."

"Kalau bertemu Menteri Pariwisata, nanti akan saya tanyakan," kata Tjok Ace, panggilan akrab Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati.

Ia mengatakan kedatangan Raja Arab dan rombongannya ini adalah peluang bagi pariwisata Bali.
Selama ini kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal Timur Tengah masih belum signifikan.

8. Pengamanan Polri

Berkaitan dengan kedatangan rombongan Raja Salman, Polri berencana menggelar pertemuan terkait pengamanan orang nomor satu di Arab Saudi itu.

"Itu baru mau dibahas. Nanti itu kan dikumpulkan di Setneg (Sekretariat Negara) dulu untuk bagaimana rencana pengamanannya."

"Kami (Polri), biasanya kebagian ring 3," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, di Jakarta, Rabu (22/2/2017).

Menurut Rikwanto, personel Polri akan berada di ring 3 untuk pengamanan para tamu negara. Sedang ring 1 dan ring 2 menjadi bagian paspampres.

"Biasanya untuk pengamanan rangkaian iring-iringan tamu negara, voorijder kami mengawal di depan dan belakang. Sedangkan di penginapan di ring 3-nya," jelasnya.


Kabid Humas Polda Bali, AKBP Hengky Widjaja juga belum bisa menjelaskan secara detil terkait pengamanan Raja Salman.

"Tentunya akan dikawal ketat, ini kelasnya VVIP, sekelas presiden. Kami masih membahas soal pengamanannya bersama institusi terkait," jelasnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Komandan Korem Wirasatya 163, Kolonel Inf I Nyoman Cantiasa.

Ia mengatakan untuk pengamanan kedatangan orang nomor 1 di Arab Saudi ini sedang dalam pembahasan.

Ia menyatakan sebelum mengawal Raja Arab, Korem 163/Wira Satya terlebih dahulu fokus mengawal kedatangan Presiden Jokowi serta Wakil Presiden M Jusuf Kalla.

"Untuk pengamanan kedatangan Raja Arab Saudi sedang dibahas. Kami tengah fokus pada pengamanan Presiden dan Wakil Presiden RI," jelasnya.

Kamis, 23 Februari 2017

Gempar, Jokowi Diundang ke Pernikahan Titisan Nyai Roro Kidul


Kabupaten Katingan heboh lagi. Bila sebelumnya, kasus penggerebekan Bupati Katingan H Achmad Yantenglie dan Farida Yeni, kali ini masyarakat dihebohkan rencana nikah gaib antara Pangkalima Burung (Panglima Dayak) dengan seorang titisan Nyai Roro Kidul bernama Sri Baruno Jagat Prameswari (dari Merapi).

Yang bikin heboh, rencana perkawinan disertai dengan surat undangan. Tidak tanggung-tanggung, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga turut diundang hadir dalam pernikahan gaib di Desa Telok RT 01 No 19, Kecamatan Katingan Tengah, pada 28 Februari 2017 mendatang.

Karuan informasi ini membuat Kepolisian turun tangan. Petugas Polsek Katingan Tengah lalu mengecek kebenaran rencana pernikahan lintas budaya gaib ini. Ternyata peristiwa aneh ini benar-benar bakal terjadi.


Lalu siapa Sri Baruno Jagat Prameswari sebenarnya? Putri ini disebut-sebut sebagai keturunan atau anak Ratu Kanjeng Nyi Roro Kidul Pantai Selatan. Pernikahan berdasarkan surat undangan yang akan dilangsungkan di kediaman Damang Kepala Adat Katingan Tengah, Isay Judae.

Damang Kepala Adat Kecamatan Katingan Tengah Isay Judae ketika dikonfirmasi membenarkan pernikahan gaib ini. Perkawinannya  akan dilangsungkan di kediamannya sesuai undangan yang tersebar.

“Semua persiapan sudah dilakukan dan semua kebutuhan acara sudah dibeli seperti sapi, babi dan lainnya,” kata Isay Judae di kediamannya di Desa Telok, Rabu (22/2).

Terpisah Kapolres Katingan AKBP Tato Pamungkas SIK ketika dikonfirmasi mengaku, sudah mengecek kebenaran rencana pernikahan adat itu. Dia tidak banyak komentar masalah ini.

“Kepolisian akan melakukan pengamanan seperti biasa. Apalagi jika ada tempat-tempat keramaian, kita akan jaga,” ujarnya.

Sedangkan dari pantauan Kalteng Pos, persiapan pernikahan di rumah Damang Katingan Tengah ini mulai dilakukan. Rumput yang awalnya tumbuh subur di depan rumah yang terbuat dari kayu itu sudah dibersihkan.

Begitu juga sembako maupun minuman gelas, juga sudah mulai berdatangan dan diantar ke rumah itu. Kini tinggal menunggu pelaksanaan untuk acara tersebut. (jp)
Rabu, 22 Februari 2017

Astronom temukan tujuh planet yang mirip dengan bumi


Para astronom menemukan sistem bintang yang dekat dengan sistem tata surya di mana sistem bintang ini dikelilingi tujuh planet seukuran Bumi yang tiga di antaranya mengitari bintang induknya pada jarak yang cocok untuk adanya air cair yang kemungkinan memuat kehidupan.

Kesimpulan itu didapat dari hasil riset yang disiarkan Rabu waktu setempat.

Para peneliti mengatakan kedekatannya dengan sistem tata surya ini, ditambah ukuran planet-planetnya yang secara proporsional besar dibandingkan dengan bintang kecil itu, telah menjadi target bagus untuk penelitian selanjutnya.

Para ilmuwan berharap bisa memindai atmosfer planet-planet itu mengenai kemungkinan adanya jejak kimiawi kehidupan di sana.

"Saya kira hal itu membuat kami merasa telah menciptakan langkah penting ke arah penemuan, seandainya ada kehidupan di luar sana," kata astronon Universitas Cambridge Amaury Triaud kepada wartawan, Selasa waktu AS.

Temuan yang dipublikasikan dalam Jurnal Nature edisi pekan ini tersebut didasarkan pada riset sebelumnya yang menyimpulkan tiga planet mengitari bintang TRAPPIST-1. Ketiganya adalah di antara 3.500 planet yang ditemukan di luar sistem tata surya yang lazim disebut eksoplanet.

Para peneliti memokuskan perhatian kepada enemuan planet berbatu seukuran Bumi dengan temperatur yang cocok untuk terciptanya air, jika ada, dalam bentuk cair, yang adalah kondisi dibutuhkan untuk adanya kehidupan.

Diameter TRAPPIST-1 adalah 8 persen dari ukuran matahari. Itu membuat planet-planetnya yang seukuran Bumi terlihat besar. Dari pengamatan teleskop di Bumi, gerakan planet-planet ini memang agak menghalangi cahaya bintangnya. Para ilmuwan menentukan arsitektur sistem ini dengan mempelajari kedipan-kedipannya.

"Datanya jelas sekali dan tidak kabur," tulis Triaud dalam email kepada Reuters.

Mengingat TRAPPIST-1 begitu kecil dan dingin, maka yang disebut "zona dapat ditempati kehidupan/habitable zone" pun sangat dekat dengan bintang itu.

Tiga planet berada tepat untuk air cair, kata kepala penelitian Michael Gillon dari Universitas Liege di Belgia.

"Ketiga planet itu membentuk sistem yang sangat padat," kata Gillon. "Ketiganya bisa memuat air cair dan mungkin kehidupan."

Sekalipun saat ini planet-planet itu tidak dihuni kehidupan, tapi kehidupan masih bisa berkembang di sana.

TRAPPIST-1 paling tidak berumur 500 juta tahun, namun rentang usianya akan selama 10 triliun tahun. Matahari, sebagai perbandingan, sedang berada pada separuh dari total rentang usianya yang mencapai 10 miliar tahun.

Dalam beberapa miliar tahun ke depan, manakala matahari kehabisan bahan bakar dan sistem tata surya pudar, TRAPPIST-1 tetap masih dalam kategori bintang bayi, kata astronom Ignas Snellen dari Observatorium Leiden, Belanda, dalam esai pada Nature.

"Bintang ini membakar hidrogen begitu pelan sehingga bisa bertahan hidup sampai 10 triliun tahun yang boleh dibilang waktu yang cukup bagi kehidupan untuk berkembang," sambung dia.
Selasa, 21 Februari 2017

Orasi 212 : Jika Ahok Tak Ditahan Juga Jangan Kaget Jokowi Kita Tumbangkan


Hari Selasa (21/2/2017) digelar aksi unjuk rasa 212 yang menuntut agar Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama untuk dicopot. Aksi ini terdiri dari massaorganisasi Forum Umat Islam (FUI) dan juga sejumlah mahasiswa. Mereka berkumpul dikawasan depan gedung DPR/MPR sejak pukul 07.00 WIB.

Ribuan peserta memadati jalan di depan gedung DPR/MPR di tengah derasnya hujan. Hingga pukul 11.00 WIB massa masih terus berdatangan sehingga ruas jalan ditutup total dan sebagian kendaraan diarahkan masuk ke jalan tol. Dalam orasi, salah satu pimpinan aksi menyerukan Ahok ditahan atas tuduhan penistaan agama Islam.

"Kalau Ahok tidak ditahan juga, maka jangan kaget kalau Jokowi yang kita tumbangkan. Sudah tiga kali diingatkan dengan damai, jika tidak didengarkan maka kita revolusi," ujar sang orator, yang disambut pekikan takbir para peserta.

Orator juga bertanya ke massa, "Siap menginap?"

"Siap," ujar sejumlah simpatisan.

Para peserta aksi 212 datang dari berbagai daerah di luar Jakarta. Maman, misalnya, mengaku datang dari Bandung, Jawa Barat.

"Saya datang bersama sekitar 100 teman. Kita menginap sejak kemarin di Masjid Al Falah, Petamburan. Saya siap menginap di DPR jika tuntutan (agar Ahok mundur dari jabatan sebagai gubernur DKI Jakarta) tidak dikabulkan," kata Maman.

Selain dari Bandung, ada pula sejumlah peserta perempuan. Farah Zakia mengaku datang dari Bogor, Jawa Barat, bersama 300 perempuan lainnya yang tergabung dalam kelompok 'Mujahidah Bogor'.

"Cukup dua hari saja kami mengorganisasi keberangkatan. Kami berangkat dengan dana swadaya, tanpa bantuan partai politik," ujar Farah.

Dia bergabung dengan aksi 212 karena "ada campur tangan asing yang ingin mengadu domba dengan pemerintah."

Siapa pihak asing yang dimaksud? "Mereka adalah komunis, syiah, dan lain-lain," tegas Farah.

Aksi 212 ini juga diikuti oleh anak-anak di bawah umur. Sutisna alias Entis belum berusia 18 tahun. Dia datang bersama 10 orang temannya dari Banten, yang juga belum berhak memiliki Kartu Tanda Penduduk.

"Kami menginap di masjid dekat Tanah Abang," kata Entis.

Aksi tersebut tidak diikuti dua ormas Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Rais Aam PBNU dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Ma'ruf Amin, sebelumnya menyatakan "aksi 212 bersifat politis".

Front Pembela Islam (FPI) juga telah menyatakan tidak akan ikut serta aksi. Padahal kelompok ini bersama-sama FUI merupakan penggerak aksi anti-Ahok di Masjid Istiqlal pada 11 Februari lalu, di Monumen Nasional pada 2 Desember 2016, dan aksi 4 November 2016. Bersamaan dengan digelarnya aksi 212, Ahok menjalani sidang ke-11 kasus dugaan penistaan agama di auditorium gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

[berantai]
Senin, 20 Februari 2017

Semua Pihak Diminta Hormati Putusan Terkait Status Ahok


 JAKARTA - Jaksa Agung Muhammad Prasetyo meminta semua pihak menghormati apapun putusan pemerintah terkait status Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kini berstatus terdakwa dugaan penodaan agama. Ahok yang juga calon gubernur pada Pilkada Pilkada DKI Jakarta 2017, aktif kembali sebagai gubernur setelah masa kampanye tuntas.

Pengaktifannya tersebut mendapat penolakan dari sejumlah pihak. Prasetyo berpendapat, status gubernur Ahok bergantung kepada putusan pengadilan.
Untuk itu, seluruh pihak harus menghormati proses hukum terhadap Ahok yang kini masih berjalan.
"Hanya satu hal yang saya minta, apapun yang terjadi nanti proses hukum harus dihormati," kata Prasetyo di kawasan Pluit, Jakarta, Senin (20/2/2017).

Prasetyo berharap, proses hukum dalam kasus dugaan penodaan agama tidak ditarik ke ranah politik.
Terlebih, bila dihubungkan dengan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
"Putusannya memang tidak akan memuaskkan semua pihak dalam situasi yang saling berhadapan. Tapi tentunya bahwa semuanya nanti didasarkan pada fakta hukum yang ada di persidangan," ujar Prasetyo.

Hingga kini, agenda persidangan masih mendengarkan keterangan saksi.
"Sekarang masih berjalan kita tunggu saja hasil proses hukum seperti apa. Masih ada tuntutan dan putusan sekarang masih jauh," ucap Prasetyo.

Selebihnya, menurut Prasetyo, terkait diberhentikan sementara atau tidak, itu merupakan kewenangan Mendagri. "Kita hanya menjalankan kewajiban kita melaksanakan proses hukum yang ada," kata dia.
Keputusan mengaktifkan kembali Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta menuai protes. Bahkan, sebagian fraksi di DPR ingin menggunakan hak angket untuk mempertanyakan keputusan Mendagri.
Ahok dianggap tidak bisa lagi aktif menjadi Gubernur DKI karena status hukumnya sebagai terdakwa perkara dugaan penodaan agama.

Pada Pasal 83 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah disebutkan bahwa pemberhentian sementara berlaku jika ancaman hukuman yang menimpa kepala daerah di atas lima tahun, tindak pidana korupsi, tindak pidana terorisme, makar, tindak pidana terhadap keamanan negara, dan/atau perbuatan lain yang dapat memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dakwaan Ahok terdiri dari dua pasal alternatif, yaitu Pasal 156 huruf a KUHP atau Pasal 156 KUHP.
Pasal 156 KUHP mengatur ancaman pidana penjara paling lama empat tahun. Sementara itu, Pasal 156 a KUHP mengatur ancaman pidana paling lama lima tahun.

Mendagri meminta Mahkamah Agung mengeluarkan fatwa terkait status Ahok. MA sudah mengirimkan putusannya ke Mendagri. Namun demikian, baik Mendagri maupun MA belum mempublikasi isi fatwa tersebut


source:tribunnews.com

Minggu, 19 Februari 2017

Foto Payud*anya Beredar di WhatsApp Pejabat Dinas Pendidikan, Kepsek SD Ini Mengaku Pasrah


MAKASSAR - Sudah jatuh ditimpa  tangga. Itulah yang sedang menimpa seorang Kepala Sekolah SD di Makassar, inisial SH.

Sudah dua hari ini, ia ramai-ramai jadi buah bibir di kota Makassar khususnya rekan-rekannya sesama kepala sekolah.

Bagaimana tidak? Atas keteledorannya, foto (payudara) miliknya, yang sedianya dikirim ke dokter tempat ia berkonsultasi justru terkirim ke grup WhatsApp Revolusi Pendidikan, yang beranggotakan seluruh Kepala Sekolah dan jajaran Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Malangnya, foto ini pun tersebar hingga ke "oknum" yang usil, hingga masuk ke media-media online.

Ke tribun-timur.com, SH mengaku bahwa sebagian berita itu tidak mengkonfirmasi kedirinya, sehingga berita yang disajikan itu seolah-olah menyudutkan dirinya.

"Saya ini orang di pendidikan, di dalam grup itu ada pak Kadis ada pejabat disdik, dan rekan kepala sekolah. Bisa-bisanya itu saya mau sebar foto-foto seperti itu yang notabene ratusan anggotanya," ujar SH.

"Saya hanya serahkan sama yang kuasa, apapun dampak atau salah kirim ini saya akan terima," kata SH dalam jumpa persnya di Cafe Pelangi, Jl Bontolempangan, Makassar.

Ia menambahkan, SH mengaku telah menemui Wali Kota Makassar Danny Pomanto, dan jumpa pers yang ia lakukan ini juga atas petunjuk Wali Kota Makassar.

Lebih jauh diungkapkan SH, kejadian salah kirim ini berlangsung usai SH  menghadiri acara Hari Peduli Sampah di Center Point Of Indonesia menuju tempat ia bertugas di salah satu SD di Makassar.

Diimana pada waktu yang sama grup chat Revolusi Pendidikan dan chat dokter tempat SH berkonsultasi sama -sama diurutan atas sehingga, ia tidak menyadari jika foto itu terkirim ke grup whats app.

"Nanti saya tahu kalau ada teman Kepsek yang telpon saya," kata SH lagi.

Dengan hebohnya pemberitaannya di media, SH lagi-lagi menyatakan ia berpasrah kepada yang kuasa.

Ia pun membeberkan kekecewannya terhadap salah satu anggota grup wa Revolusi yang tega menyebarluaskan fotonya kepada media.

Perahnya lagi kata SH, media pun tidak mengkonfirmasi kepada dirinya apa yang sebenarnya terjadi.

"Tapi sudahlah, Allah yang tahu," katanya lagi.

Kenapa Sampai Payudara

SH menjelaskan kena dirinya memiliki penyakit kista dan kelainan di kandungannya. Dengan penyakit itu, benjolan pun tumbuh di bawah payudaranya.

Dokter yang menangani yakni dr Masyita yang ada di Antang meminta untuk dikirimkan foto itu, tapi foto itu terkirim tidak pada tempatnya.

Perlu diketahui, SH bukan Kepsek sembarang. Dia telah mencetak sejumlah prestasi di dunia pendidikan.

Mulai dari piagam sebagai Kepsek terbaik versi Bank Danamon, ia juga mendapat sejumlah penghargaan sejak ia menjadi guru.

Sejak tahun 1992 ia mulai berkarir di Pendidikan, saat itu SH terangkat sebagai PNS dan ditempatkan di SD Pongtiku, dan sejumlah sekolah di Makassar.

Tahun 2017, ia naik pangkat menjadi Kepala Sekolah sampai sekarang di Makassar.

Meninggal Dibegal

SH dua tahun silam berduka, anak laki-lakinya menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit.

Namun sayang, kepergiaan anandanya yang tersayang, memberikan duka kepada banyak keluarga dan kerabatnya.

Betapa tidak? Anaknya, MI, meninggal dunia karena dibegal di Jl Emy Saelan, 2015 lalu.

Tapi dengan kejadian ini, SH pun ikhlas, begitupun dengan kasus yang menimpanya.